Esports

Esports kini telah mengalami peningkatan yang sangat pesat seiring pula dengan perkembangan dunia teknologi. Di Indonesia sendiri, kini tidak hanya pihak swasta yang meliriknya, tetapi juga termasuk pemerintahannya. Karena electronic sports sendiri sudah bisa dimasukkan ke dalam kategori olahraga, layaknya dalam permainan catur.

Salah satu bukti dukungan Pemerintahan Indonesia terhadap electronic sports adalah diselenggarakannya Piala Presiden. Turnamen ini mendapat dukungan dari berbagai pihak salah satunya Badan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. Banyaknya dukungan yang diberikan berbagai pihak di Indonesia juga berhasil menciptakan atlet unggulan yang telah menjajal berbagai turnamen bergengsi dunia.

Kevin “xccurate” Susanto

Kevin merupakan atlet electronic sports yang berfokus pada Counter Strike Global Offensive. Telah 5 tahun lamanya, tepatnya sejak 2015 dirinya menjadi profesional di CSGO. Kevil mulanya masih tergabung dalam tim Jakarta Juggernauts. Tahun kedua dirinya bergabung bersama recca Esports. Selama 2 tahun bergabung, tim ini berhasil menjuarai berbagai turnamen internasional.

Pada awal tahun 2018, Kevin berpindah ke tim tiongkok Tyloo. Skuad ini pun berhasil menembus berbagai turnamen internasional. FACEIT Major: London 2018 & Startseries dan i-League CS:GO merupakan salah satu turnamen bergengsi yang berhasil mereka tembus. Penghasilan Kevin sendiri berkisar US $59.961 atau berkisar Rp840 juta.

Hansel “BnTeT” Ferdinand

Sama seperti Kevin, Hansel juga merupakan salah satu pemain andalan Indonesia pada permainan Counter Strike Global Offensive. Lebih senior dari Kevin, Hansel mengawali karirnya pada tahun 2013 dan bergabung dalam tim Nxl. Setelah itu Hansel kerap berganti tim, seperti Fortius Gaming, Recca Sports, dan Jakarta Juggernauts.

Namun hingga tahun 2018 timnya hanya mampu untuk menembus turnamen tingkat nasional dan Asia Tenggara saja. Hingga pada awal 2018 akhirnya Hansel turut bergabung bersama TyLoo. Keikutsertaannya menjadikan tim Tyloo mampu menembus berbagai turnamen bergengsi CSGO dunia. Penghasilan Hansel adalah US $57.161. Apabila dirupiahkan adalah sekitar Rp800 juta.

Muhammad “inYourdreaM” Rizky

Muhammad Rizky merupakan atlet esports asal dunia yang pernah menduduki peringkat 1 MMR server di Asia Tenggara. Karena keahliannya tersebut, banyak tim mancanegara yang ingin merekrutnya dalam skuad Dota 2 mereka. Fnatic sendiri pernah menggunakan keahliannya untuk menempati AD Carry.

Muhammad Rizky tidak bertahan laman dengan Fnatic. Dirinya kemudian bergabung dengan Theeban “1437” Siva. inYourDream ditempatkan dalam tim TNC Tigers. Tim ini berhasil menyabet juara di DreamLeague Season 10 dan menjadikannya lolos ke Kuala Lumpur Major 2018. Pendapatan Muhammad Rizky berkisar US $37.253. Kurang lebih Rp521 juta.

Kenny “Xepher” Deo

Salah satu veteran pada permainan Dota 2 Indonesia adalah Kenny Deo. Dirinya muncul pada tahun 2014 dan tergabung dalam tim Zero Latitude. Kenny awalnya berperan sebagai offlaner. Namun kini telah berganti peran sebagai support. Xepher mulai bersinar sejak bergabung di TNC Tigers bersama dengan inYourDream, setelah meninggalkan Req Regum Qeon.

Baca juga: Ini Dia Esports Arena Terkeren Untuk Digunakan Para Gamer

Berbagai turnamen besar berhasil di tembus tim yang didalamnya tergabung Kenny dan Muhammad Rizky tersebut. Salah satunya dengan menjuarai DreamLeague Season 10. Penghasilan Kenny “Xepher” Deo berkisar US $34.805. Apabila dirupiahkan menjadi sekitar Rp487 juta. Namun sejak akhir 2019, Kenny telah hengkang dari tim Tigers.

Selain atlet di permainan CSGO dan Dota 2, Indonesia juga memiliki pemain profesional pada permainan lainnya. Misalnya saja Novan “nexok40” Kristanto, Jothree, DouAhou, dan Rezdan, yang turut serta dalam turnamen Hearhstone Global Games 2018. Tim tersebut berhasil menjadi top 25 dari total 48 peserta turnamen esports tersebut dari negara lain.

Game Online PC